LOADING
Ayat Nats

Ya Tuhan, jangan condongkan hatiku kepada yang jahat.

Perikop (TB)

Dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.

Perikop (TB)
Bacaan Alkitab

3:10 Orang banyak bertanya kepadanya: "Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?3:11 Jawabnya: "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian." 3:12 Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami perbuat?" 3:13 Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu." 3:14 Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu." 3:15 Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias, 3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. 3:17 Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan." 3:18 Dengan banyak nasihat lain Yohanes memberitakan Injil kepada orang banyak.

Tentang pertobatan dan janji

14:1 (14-2) Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. 14:2 (14-3) Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami. 14:3 (14-4) Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim." 14:4 (14-5) Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. 14:5 (14-6) Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. 14:6 (14-7) Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. 14:7 (14-8) Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon. 14:8 (14-9) Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.

Penutup

14:9 (14-10) Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.

Jaga Hati, Pancarkan Terang

Hidup ini berbicara tentang arah dan tujuan. Sedikit saja hati kita bergeser, maka seluruh hidup dapat berubah. Karena itu Daud berdoa dalam Mazmur 141:4 “Ya Tuhan, jangan condongkan hatiku kepada yang jahat”. Daud dalam mazmurnya, menyatakan kerendahan hatinya dengan mengakui bahwa ia sangat rentan terhadap dosa. Ia tidak mengandalkan kekuatannya sendiri tetapi memohon kepada Tuhan, supaya hatinya dijaga untuk tidak condong melakukan kejahatan. Ia tidak hanya takut pada dosa yang terlihat tetapi pada hati yang mulai tertarik kepada dosa. Ia sadar bahwa kejahatan dan dosa tidak dimulai dari langkah kaki tetapi dari hati. Karena hati yang dibiarkan condong kepada kejahatan akan menyeret seluruh hidup pada kejahatan.

Sering kali kita berkata: “sebenarnya saya tidak berniat melakukan itu”, tetapi tanpa sadar sesungguhnya hati kita sudah lama tertarik kesana dan akhirnya melakukannya. Itulah sebabnya menjaga hati bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan rohani setiap hari. Untuk itu firman Tuhan tidak berhenti pada doa menjaga hati. Dalam Efesus 5:8, Rasul Paulus berkata “Dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang”. Dia mengingatkan jemaat Eesus dan kita saat ini bahwa dahulu kita adalah kegelapan, artinya condong pada kejahatan dan dosa, tetapi sekarang, di dalam Kristus, hati dan identitas kita berubah. Kita adalah terang, artinya tidak lagi hidup dengan hati yang condong pada kejahatan tetapi pada perbuatan-perbuatan terang. Nasihat Paulus dalam kalimat nats ini ialah “Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang”.

Hati yang dijaga akan menghasilkan hidup yang memancarkan terang Tuhan. Pentingnya menjaga hati, karena firman Tuhan juga berkata dalam Amsal 4:23 “Jagalah hatimu dengan segala kepaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Hari ini, mari bertanya pada diri sendiri: Kemana hati saya lebih condong? Apakah hati saya masih memancarkan terang Kristus? Kiranya doa Daud menjadi doa kita supaya menjadi kesaksian ditengah-tengah kegelapan dunia ini. Jagalah hati dan pancarkanlah terang.

Penulis: (SH)
Doa

Tuhan, jagalah hati kami, supaya kami hanya hidup sesuai kehendakMu, yakni menjadi anak-anak terang yang memancarkan terang Tuhan melalui sikap hidup kami setiap hari. Amin

Pokok Doa Harian Puji dan Janji

Penutup Minggu

Terimakasih atas berkat. Penyesalan karena kurang kesetiaan dan dosa. Permohonan untuk pengampunan, permohonan berkat untuk hari Minggu. Persiapan gereja Tuahn merayakan kebaktian minggu dan pengharapan akan kedatanganNya yang kedua kali. Kalau kita mengalami kematian supaya itu adalah dalam berkat Tuhan.

Lukas 19: 10

Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.


Minggu, 2026-06-21
Ibrani 13: 3

Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini. 

Wahyu 21: 5

Ia yang duduk di atas tahta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”