LOADING
Ayat Nats

Perjuangkanlah perkaraku dan tebuslah aku, hidupkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.

Perikop (TB)

Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.

Perikop (TB)
Bacaan Alkitab
Yesus Hamba Tuhan

12:15 Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana.(12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. 12:16 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia, 12:17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: 12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. 12:19 Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan. 12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. 12:21 Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."

Kasih terhadap saudara sebagai tanda hidup baru

3:11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; 3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. 3:13 Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu. 3:14 Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. 3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya. 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. 3:17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? 3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

Nyala Yang Hampir Padam

Ada sebuah lilin yang menyala sendirian di ruangan gelap. Sudah berjam-jam ia menerangi ruangan itu, hingga sumbunya semakin pendek dan tubuh lilin itu nyaris habis. Ia tidak bisa memperbaharui dan menambah sumbu untuk dirinya. Namun ketika nyalanya kian meredup, orang yang menyalakan lilin itu mulai mendekat, bukan karena lilin itu terlalu terang, melainkan karena ia hampir padam. Kisah ini memberi gambaran bahwa kelemahan bukanlah penghalang bagi sebuah pertolongan, tetapi justru menjadi alasan pertolongan itu bergerak.

Gambaran yang sama juga terlihat ketika Pemazmur yang berseru dan memohon agar Allah memperjuangkan perkaranya, menebus dan menghidupkannya sesuai janjiNya. Permohonan ini lahir bukan karena Pemazmur ada di posisi yang kuat, tetapi justru dari kesadaran bahwa ia tidak selalu mampu menyelesaikan pergumulannya sendiri. Inilah iman yang aktif di tengah daya yang kian melemah; bukan sekedar pasrah tanpa arah, tetapi mau bersandar penuh kepada Allah yang sanggup menolong. Hal yang selaras juga terlihat dalam kisah perempuan yang sakit pendarahan. Setelah bertahuntahun bergumul tanpa menemukan jalan keluar, ia datang kepada Yesus dengan iman yang sederhana namun teguh. Menariknya, Yesus tidak mengabaikan kelemahannya, tetapi justru memulihkannya. Perbuatan ini mengartikan bahwa Allah tidak pernah abai terhadap kesakitan dan kelemahan umat-Nya.

Kita semua pernah berada di titik terlemah kehidupan. Seperti sebuah lilin dengan nyala yang hampir padam; kita tetap berusaha menyala di tengah gelap, namun perlahan mulai kehilangan terang karena beratnya beban yang harus ditanggung. Firman Tuhan saat ini meneguhkan, yaitu ketika kekuatan manusia mulai habis, disanalah kasih Tuhan sanggup memancarkan eksistensinya. Sebab di hadapan Tuhan, nyala yang hampir padam bukanlah sesuatu yang harus ditinggalkan, melainkan sesuatu yang harus dijaga, dipulihkan dan dibuat bersinar kembali oleh kasih-Nya yang tidak pernah padam. Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah meremehkan kelemahan kita, justru ketika kita mau mengandalkannya, maka kelemahan akan menjadi pintu masuk bagi pertolongan-Nya.

Penulis: (AEPTB)
Doa

Dalam kelemahan, kami datang kepada-Mu, Tuhan. Sebab kami percaya bahwa pertolongan-Mu selalu mendekat justru ketika nyala kami hampir padam. Amin

Pokok Doa Harian Puji dan Janji

Gereja dan Jemaat kita

Ucapan syukur karya keselamatan Kristus di kayu salib. Permohonan untuk pengampunan dosa dan kekuatan untuk saling melayani. Untuk kesediaan bekerja sebagai pelayanan di rumah tangga Allah. Para pelayan jemaat, majelis dan pengurus yang melayani dan memimpin gereja atau jemaat. Untuk roh kasih keesaan.

Yesaya 42: 3a

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya.


Minggu, 2026-08-23
Yohanes 10: 10b

Yesus Kristus berkata: Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. 

Wahyu 21: 5

Ia yang duduk di atas tahta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”